Pesawat Lion Air Jatuh, Donny Ucapkan Turut Berduka Cita

Jakarta – Indonesia kembali berduka. Kemarin (29/10/2018), pesawat Lion Air JT 610 jatuh pada kawasan perairan Karawang, Jawa Barat. Pesawat yang mengangkut 189 penumpang ini, dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang, jatuh setelah 13 menit mengudara. Terkait musibah ini, Caleg DPR RI Dapil Jateng III No Urut 9 Donny Imam Priambodo menyampaikan perasaan turut berduka citanya terhadap seluruh keluarga korban yang bersangkutan.

“Saya pribadi turut ikut berduka cita atas terjadinya musibah ini. Semoga keluarga korban diberikan serta kesabaran dalam menghadapi peristiwa ini,” tutur Donny kepada wartawan saat dimintai komentar soal jatuhnya Lion Air, Selasa (30/10/2018).

Donny juga menghimbau agar dilakukan cek serta penelitian terhadap peristiwa ini. Tujuannya tentu agar musibah ini tidak terulang kembali. Upaya yang bisa dilakukan bisa dengan mengecek penyebab peristiwa ini terjadi, atau bisa dengan mengupayakan suatu teknologi yang dapat memperkecil kemungkinan kejadian yang sama terjadi kembali.

“Setiap kecelakaan pesawat, hampir selalu menelan banyak korban. Nah, hal ini seharusnya membuat kita lebih serius dalam menanggapi kejadian semacam ini. Biar tidak terjadi berulang kali,” tegas Donny.

Dia juga mengajak agar masyarakat tidak memperkeruh keadaan ini. Perilaku seperti menyebarkan foto atau video hoax mengenai kecelakaan ini tentu merupakan tindakan yang tidak ada gunanya. Justru merugikan. Karenanya, data yang tidak bersumber pada pihak yang berwenang, jangan sampai disebar luaskan.

“Sikap kita dalam ruang media sosial itu ada undang-undangnya, ada aturannya. Jadi bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan sampai kecelakaan yang sudah menyebabkan banyak kesedihan ini, diperparah dengan perilaku tidak bertanggungjawab seperti tadi,” kata Donny.

Sebagai tambahan informasi, sampai sejauh ini Tim pencarian SAR masih berusaha untuk mengevaluasi dan mengevakuasi korban. Pihak SAR juga meminta keluarga korban untuk tidak mendatangi posko utama evakuasi yang ada di Jakarta International Container (JITC) Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Tetapi mereka menyarankan agar keluarga korban mendatangi pusat krisis yang ada di Bandara Halim Perdanakusuma atau SoekaroHatta atau ker RS Polri yang sudah jelas ada jenazah. Hal ini dimaksudkan agar tidak mengganggu jalannya proses evakuasi.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *