Harlah NU ke 93, Donny Imam Priambodo sebut NU Sebagai Ormas yang Konsisten Dalam Merawat Keutuhan NKRI

Jakarta, priambodo.id – Tanggal 31 Januari 1926 merupakan berdirinya Nahdatul Ulama (NU) yang merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia. Pendirian NU digagas para kyai ternama dari Jawa Timur, Madura, Jawa Tengah, dan Jawa Barat yang menggelar pertemuan di kediaman K.H Wahab Chasbullah di Surabaya.

Selain K.H. Wahab Chasbullah, pertemuan para kyaii itu juga merupakan prakarsa dari K.H. Hasyim Asy’ari. Yang dibahas pada waktu itu adalah upaya agar Islam tradisional di Indonesia dapat dipertahankan. Maka, dirasa perlu dibentuk sebuah wadah khusus.

NU bergerak di bidang keagamaan dan kemasyarakatan serta dibentuk dengan tujuan untuk memahami dan mengamalkan ajaran Islam, baik dalam konteks komunikasi vertikal dengan Allah SWT maupun komunikasi horizontal dengan sesama manusia.

Dalam hubungannya dengan Harlah NU ke 93, Donny Imam Priambodo mengapresiasi kontribusi NU untuk NKRI sangat nyata dan amat penting. Karena dalam perjalanannya, NU senantiasa memberikan kesetiaan dan baktinya untuk kebaikan bangsa dan tanah air.

“NU merupakan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, yang jasa dan baktinya untuk NKRI amatlah besar pula. Sehingga tidak heran apabila NU sangat mati-matian dalam menjaga dan memajukan NKRI karena sebagai bentuk bukti dan cintanya terhadap Indonesia “
Kata Donny Imam Priambodo Calgeg DPR RI Dapil Jateng III Nomor Urut 9 dari Partai Nasdem saat dimintai wawancara di kawasan Senayan (31/01 219)

Pada usianya yang ke 93, NU sudah hampir mendekati satu abad. NU tetap konsisten untuk menjaga dan melestarikan Nilai-nilai lama yang baik dan menerapkan nilai-nilai baru yang lebih baik. Dengan nilai-nilai itulah NU mengokohkan Eksistensinya dan konstribusinya untuk bangsa

“Mendekati satu abad, NU semakin mengokohkan nilai-nilai Islam yang lama dan baru, dalam bingkai moderasi. Islam yang ramah , damai dan berbabudaya. Islam yang senafas dengan kebangsaan, Islam yang mengandung spirit kebaikan, kemajuan untuk bangsa dan peradabannya ” pungkasnya(HS)