Tanggapan Donny Imam Priambodo Terkait Masalah Perpajakan,

Jawa Tengah, priambodo.id — Persoalan perpajakan adalah soal yang juga harus diperhatikan. Sebab, tidak sedikit pendapatan negara yang didapatkan dari pengelolaan perpajakan ini. Karenanya, menanggai permasalahan ini, Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo meminta wajib pajak memanfaatkan program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Hal ini, lanjut Donny, harus diterapkan dengan tujuan untuk menghilangkan catatan buruk dalam perpajakan yang selama ini menghantui.

“Program tax amnesty adalah hak wajib pajak, termasuk pengusaha, maka manfaatkan lah program ini sebaik-baiknya,” kata Donny saat dimintai keterangan pada salah satu kesempatan.

Menurutnya, sikap wajib pajak yang menunda-nunda dan menunggu penghujung setiap periode perlu dihilangkan, agar tidak terjadi penumpukan seperti yang sebelum-sebelumnya.

“Program ini hak dan rugi jika tidak digunakan. Sudah sepantasnya pemerintah mengelola persoalan pajak ini dengan sebijak-bijaknya,” ucap Donny.

Donny sendiri mengaku telah mengikuti program pengampunan pajak karena ada sebagian aset yang diperoleh sejak lama belum dilaporkan.

“Program ini berakhir maka ketentuan perpajakan normal dan denda lebih besar yang harus dikeluarkan jika pelaporan pajak tidak sesuai,” ujarnya.

Sementara mengenai dana tebusan pengampunan pajak sebesar Rp 165 triliun, Donny mengaku optimis dapat tercapai seperti yang ditentukan pemerintah.

“Saya optimis dan sebagian besar saya lihat memang dari faktor deklarasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” tuturnya. (Bung)